<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Roro Mendut</title>
	<atom:link href="http://roromendut.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://roromendut.com</link>
	<description>Eksotisme Indonesia</description>
	<lastBuildDate>Wed, 29 Feb 2012 12:29:12 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Hari Ibu</title>
		<link>http://roromendut.com/2012/02/hari-ibu/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2012/02/hari-ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 29 Feb 2012 12:27:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kangguru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=623</guid>
		<description><![CDATA[22 Februari saya merayakan hari Ibu. Banyak kenangan &#8211; kenangan yang indah akan seorang Ibu. Semua berwujud dalam pengabdian yang telah beliau persembahkan untuk kami. Pengabdian beliau untuk kami anaknya, keluarganya. Anak yatim piatu yang diayominya. Fakir miskin serta janda tua yang dilindunginya. Semuanya sering mendapatkan uluran tangannya yang tulus, tak terkecuali. Pengalaman saya menemani [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_626" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/ibu.jpg"><img class="size-medium wp-image-626" title="ibu" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/ibu-300x192.jpg" alt="" width="300" height="192" /></a><p class="wp-caption-text">Ibu dan 2 adik saya</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">22 Februari saya merayakan hari Ibu. Banyak kenangan &#8211; kenangan yang indah akan seorang Ibu. Semua berwujud dalam pengabdian yang telah beliau persembahkan untuk kami.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;">Pengabdian beliau untuk kami anaknya, keluarganya. Anak yatim piatu yang diayominya. Fakir miskin serta janda tua yang dilindunginya. Semuanya sering mendapatkan uluran tangannya yang tulus, tak terkecuali.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pengalaman saya menemani Ibu dalam memberikan pelayanan, sangat menyentuh. Di sebuah gang perkampungan.  Ibu memberikan santunan kepada seorang anak. Bapaknya sudah meninggal dan ibunya menjadi TKW di Malaysia. Anak itu diasuh oleh neneknya. Sang nenek sangat gembira sekali menerima santunan Ibu. Seperti dia baru saja didatangi malaikat pemberi rizki, Mikail.</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;">Sering kali juga beliau memberi barang. Bukan karena butuh barangnya. Beliau hanya tidak tega melihat pemuda,  masih sekolah mencari uang untuk biaya kuliahnya. Beliau tidak tega melihat janda tua masih bekerja keras untuk mencukup kebutuhan sehari &#8211; hari.</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><strong>Masa &#8211; masa itu adalah masa yang paling menyenangkan dalam hidup saya.</strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2012/02/hari-ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kenapa kita dominan menggunakan otak kiri ?</title>
		<link>http://roromendut.com/2012/02/kenapa-kita-dominan-menggunakan-otak-kiri/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2012/02/kenapa-kita-dominan-menggunakan-otak-kiri/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 20 Feb 2012 23:01:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[albert einstein]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir logis]]></category>
		<category><![CDATA[cara diktaktor]]></category>
		<category><![CDATA[otak kiri]]></category>
		<category><![CDATA[otak logis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=614</guid>
		<description><![CDATA[Selamat malam pak, saya mau tanya. Kenapa orang Indonesia lebih dominan menggunakan otak kiri ? begitulah kira &#8211; kira sms yang dikirin Nanaspepaya, salah satu siswa unik yang akan merubah dunia. Jujur saja saya agak bingung menjawab pertanyaan itu. Namun, saya mencoba mengingat dan berimajinasi  untuk menjawab pertanyaanya. Di Indonesia, para pelajar lebih dominan untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_615" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/einstein1.jpg"><img class="size-medium wp-image-615" title="einstein1" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/einstein1-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Tak semua yang dapat dihitung, diperhitungkan. Dan tak semua yang diperhitungkan, dapat dihitung - Albert Einstein -.</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Selamat malam pak, saya mau tanya. Kenapa orang Indonesia lebih dominan menggunakan otak kiri ? begitulah kira &#8211; kira sms yang dikirin Nanaspepaya, salah satu siswa unik yang akan merubah dunia.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jujur saja saya agak bingung menjawab pertanyaan itu. Namun, saya mencoba mengingat dan berimajinasi  untuk menjawab pertanyaanya. </span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;">Di Indonesia, para pelajar lebih dominan untuk diajari cara menghitung, mengingat, menghafal dan apapun yang berkaitan dengan berpikir logis dan masul akal.</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sehingga setiap hari di kelas, mereka suka atau tidak dipaksa menggunakan otak kirinya, memang fungsinya untuk melakukan hal &#8211; hal logis dan rasional. <em>Saking</em> dominanya otak kiri, berakibat tidak berfungsinya otak kanan yang memiliki kemampuan untuk berimajinasi dan daya kreatifitas. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika sudah begitu maka kita hanya bisa meniru yang sudah ada, tidak akan pernah ada hal baru, <strong>terlalu banyak pertimbangan untuk melakukan kejutan baru bagi dunia</strong>, tidak berani melakukan hal &#8211; hal unik yang menentang kemapanan yang sudah membosankan seperti saat ini.</span></p>
<p style="text-align: justify;">Itulah harapan para mereka yang ingin menguasai kita secara otoriter dengan doktrin dan dogmanya.  Semoga kamu mengerti anakku</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2012/02/kenapa-kita-dominan-menggunakan-otak-kiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Apel Merubah Dunia</title>
		<link>http://roromendut.com/2012/02/3-apel-merubah-dunia/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2012/02/3-apel-merubah-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 17 Feb 2012 15:44:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[3 apel merubah dunia]]></category>
		<category><![CDATA[apple]]></category>
		<category><![CDATA[ipod]]></category>
		<category><![CDATA[steve job]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=604</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya masuk kelas untuk mengajar. Selalu saya ceritakan kepada para siswa tentang 3 Apel yang merubah dunia. Cerita itu saya ambil, dari salah satu komenter paling populer, setelah meninggalnya sang pendiri Apel, Steve Jobs. Cerita yang menjadi selingan dalam proses belajar mengajar TIK. Ada 3 Apel yang merubah dunia. Apel pertama adalah apel yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_605" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/839742222_80fbc3cb73_o_d1-1024x6401.png"><img class="size-medium wp-image-605" title="839742222_80fbc3cb73_o_d1-1024x6401" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/839742222_80fbc3cb73_o_d1-1024x6401-300x187.png" alt="" width="300" height="187" /></a><p class="wp-caption-text">Steve Job - CEO Apple -</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Ketika saya masuk kelas untuk mengajar. Selalu saya ceritakan kepada para siswa tentang <strong>3 Apel yang merubah dunia</strong>. Cerita itu saya ambil, dari salah satu komenter paling populer, setelah meninggalnya sang pendiri Apel, Steve Jobs. Cerita yang menjadi selingan dalam proses belajar mengajar TIK.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Ada 3 Apel yang merubah dunia. Apel pertama adalah apel yang dinikmati Adam dan Hawa dan membawa mereka menjadi manusia pertama di dunia. </span></p>
<div id="attachment_606" class="wp-caption aligncenter" style="width: 209px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/adam_and_eve.jpg"><img class="size-medium wp-image-606" title="adam_and_eve" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/adam_and_eve-199x300.jpg" alt="" width="199" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Adam dan Hawa</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Apel kedua, apel yang jatuh di Sir Issac Newton dan bertemulah beliau dengan rumus gravitasi. Apel ketiga, adalah apel yang dimakan Steve Jobs sebagian, dan diserahkan pada dunia.</span></p>
<div id="attachment_607" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/newton_preview.jpg"><img class="size-medium wp-image-607" title="newton_preview" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/newton_preview-300x208.jpg" alt="" width="300" height="208" /></a><p class="wp-caption-text">Sir Issac Newton dan Rumus Gravitasi</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sepanjang cerita 3 Apel itu, mereka sebagain besar menyimak dengan antusias. <strong>Saya melihat mereka sangat suka sekali dengan cerita – cerita, daripada materi pelajaran</strong>. Rasa – rasanya mereka sudah lelah, dengan beban materi pelajaran selama ini.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Saya akui materi pelajaran itu sangat penting untuk bekal mereka di masa depan. Ketika materi pelajaran dan tugas tidak berhenti dibebankan pada mereka, maka sesuatu terjadi, beban pikiran yang berlebihan. Apapun yang berlebihan tentu sangat tidak dianjurkan.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dalam usia perkembangan ini mereka cepat menyerap pengetahuan baru, kendalanya hanya masalah <em>bad mood</em>.</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Untuk mengatasi suasana <em>bad mood</em> di ruang kelas. Perlu membuat situasi ruang kelas nyaman dan menyenangkan.</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Cerita itu ternyata bisa membuat efek santai dan ceria. Dengan<strong> harapan itu cerita 3 apel bisa memotivasi dan memberi inspiras</strong>i. Sehingga menikmati masa belajar ini dengan suka cita, bukan dengan beban di pundak yang terasa  berat.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dalam cerita 3 Apel, tokoh utamanya adalah Steve Jobs, dengan inspirasi <strong>Think Different</strong>. </span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Berpikir berbeda, berani berpikir berbeda,  berpikir diluar teks book, berpikir diluar kebiasaan. <strong>Menyatukan seni dan teknologi</strong>, menyeimbangkan otak kiri dan otak kanan.  </span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/N01VTEdfBE.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-609" title="N01VTEdfBE" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/N01VTEdfBE-300x165.jpg" alt="" width="300" height="165" /></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sehingga terciptalah produk yang luar biasa, produk teknologi artistik, merubah cara manusia menjalani hidupnya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hasilnya dengan cerita3 apel yang merubah dunia. Mereka makin mudah menyerap meteri pelajaran. Suasana kelas menjadi nyaman dan satupun siswa keluar kelas, dengan alasan ke toilet. Seperti yang biasa mereka lakukan, ketika proses belajar mengajar berlangsung.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Indikasi siswa meminta izin ke toilet, mereka sangat tidak nyaman berada di kelas, materi pelajaran membingungkan, atau guru yang mereka nilai membosankan.</span></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2012/02/3-apel-merubah-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kami berusaha untuk mewujudkan impian kami</title>
		<link>http://roromendut.com/2012/02/kami-berusaha-untuk-mewujudkan-impin-kami/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2012/02/kami-berusaha-untuk-mewujudkan-impin-kami/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 15:20:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Anak Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[3apel merubah dunia]]></category>
		<category><![CDATA[guru siswa]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=584</guid>
		<description><![CDATA[Hal yang paling menyenangkan dalam mengabdi di sekolah adalah ketika kita bisa langsung berinteraksi langsung dengan para siswa. Bagi saya pribadi, itulah sebuah ganjaran,  nilainya tidak bisa diukur dengan standar materi, apalagi dengan uang pengganti, yang kurang nilainya itu.  Terlebih, dalam interaksi langsung itu,  mereka para siswa bercerita, tentang hal &#8211; hal yang menarik yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/photo.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-585" title="photo" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/photo-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Hal yang paling menyenangkan dalam mengabdi di sekolah adalah ketika kita bisa langsung berinteraksi langsung dengan para siswa. Bagi saya pribadi, itulah sebuah ganjaran,  nilainya tidak bisa diukur dengan standar materi, apalagi dengan uang pengganti, yang kurang nilainya itu. </span></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/nohope.gif" style="border:none;background:none;" alt=":nohope" /></p>
<p><span style="color: #333399;">Terlebih, dalam interaksi langsung itu,  mereka para siswa bercerita, tentang hal &#8211; hal yang menarik yang terjadi di kelasnya. Kelucuan yang mereka alami, bersama teman &#8211; temanya. Kesulitan &#8211; kesulitan yang mereka alami dan lalui, dalam proses belajar mengajar, sampai dengan masalah pribadi yang mereka hadapi.<a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/50.gif"><span style="color: #333399;"><img class="wp-image-504 alignright" title="50" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/50.gif" alt="" width="50" height="50" /></span></a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Interaksi itu sangat banyak manfaatnya, baik untuk para pengajar maupun siswa. Khususnya bagi pengajar, dengan interaksi itulah kita bisa memahami pikiran dan perasaan mereka. Sekaligus menjadi bahan intropeksi untuk para pengajar. Tujuannya, meningkatkan perhatian untuk mereka, dalam masa perkembangan siswanya.</span></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/peluk.gif" style="border:none;background:none;" alt=":peluk" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #333399;">Bila kita para pengajar, menggali pikiran dan perasaan mereka lebih dalam, akan sangat banyak sekali potensi yang bisa digali dari mereka. Potensi dan bakat yang selama ini masih belum dioptimalkan, karena sistem sekolah saat ini, hanya mementingkan pengajaran formal. Sekolah terlalu berfokus pada nilai siswa di rapot,  nilai yang menurut saya bisa dibuat &#8211; buat.</span><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/85.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-486" title="85" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/85.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #339966;">Siswa bukanlah mesin, yang terus dipacu untuk mengkomsumsi materi &#8211; materi pelajaran formal. Mereka adalah manusia yang berjiwa, yang dalam dirinya ingin berkembang sesuai dengan jiwa, pikiran dan perasaanya.</span></strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #3366ff;">Tugas pengajar adalah mengarahkan, semua potensi yang mereka punyai, untuk menuju titik sasaran yang tepat, yaitu impian mereka.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/51.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-470" title="51" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/51.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Interaksi langsung dengan siswa yang berkesinambungan, pasti membawa hasil. Hingga suatu ketika saya mendapatkan kiriman sms dari siswa kelas 7 yang isinya :</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;"><strong>Kami anak bangsa yang berjuang dalam kepakan sayap Garuda</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;"><strong>Kami seorang anak bangsa dengan semangat penuh yang membara</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;"><strong>Seperti api yang sedang menyala &#8211; nyala</strong></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;"><strong>Kami berusaha untuk mewujudkan impin kami<a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/99.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-449" title="99" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/99.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></strong></span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #333399;">Pengajar mana yang tidak terharu membaca tulisan sms seperti itu ?</span></strong><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/79.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-464" title="79" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/79.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #333399;">SMS itu menyakinkan saya bahwa, Indonesia dengan berjuta bakan anak bangsa yang tersimpan dikombinasikan dengan pola pendidikan yang tepat, akan bangkit dalam 5 &#8211; 10 tahun ini, oleh generasi mudanya. Tentu saja salah satunya oleh siswa yang mengirim sms itu, Nanas Pepaya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/photoa.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-592" title="photoa" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/photoa-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2012/02/kami-berusaha-untuk-mewujudkan-impin-kami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Januari di Ranu Kumbolo</title>
		<link>http://roromendut.com/2012/02/januari-di-ranu-kumbolo/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2012/02/januari-di-ranu-kumbolo/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 02 Feb 2012 12:51:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Backpacker]]></category>
		<category><![CDATA[Candipuro]]></category>
		<category><![CDATA[Mahameru]]></category>
		<category><![CDATA[Pura Agung]]></category>
		<category><![CDATA[Ranu Kumbolo]]></category>
		<category><![CDATA[Ranu Pane]]></category>
		<category><![CDATA[Semeru]]></category>
		<category><![CDATA[Sendorupuro]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=555</guid>
		<description><![CDATA[Hari sebelum keberangkatan ke Ranu Kumbolo saya bermimpi memelihari anjing putih. Anjing putih yang lucu sekali, wajahnya mirip Hachiko di film Hachiko Monogatari. Anjing sahabat setia manusia Entah apa yang terjadi dengan anjing itu, dia terluka di bagian kiri iganya. Saya panik dan sedih, dengan berbagai cara saya mencari obat demi untuk kesembuhan si anjing [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hari sebelum keberangkatan ke Ranu Kumbolo saya bermimpi memelihari anjing putih. Anjing putih yang lucu sekali, wajahnya mirip Hachiko di film Hachiko Monogatari. Anjing sahabat setia manusia </span><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/q03.gif" style="border:none;background:none;" alt=":genit:" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Entah apa yang terjadi dengan anjing itu, dia terluka di bagian kiri iganya. Saya panik dan sedih, dengan berbagai cara saya mencari obat demi untuk kesembuhan si anjing putih, yang dalam mimpi itu lupa saya beri nama </span><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/bolakbalik.gif" style="border:none;background:none;" alt=":bingung:" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Saya membawanya keliling kota menaiki mobil, padahal di kisah nyata saya tidak punya mobil, apalagi mobil sedan mewah dengan kap terbuka. Usaha saya untuk mencari pengobatan untuk si anjing putih tidak sia – sia.</span></p>
<div id="attachment_560" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0524.jpg"><img class="size-medium wp-image-560" title="hutan pinus senduro" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0524-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Hutan Pinus Candipuro, Lumajang</p></div>
<blockquote><p><span style="color: #008000;">Saya berhasil mengobatinya dan si anjing putih kembali sembuh dan ceria. Saya juga lupa dimana dan pada siapa saya mengobati Hachiko, sebut saja namanya anjing itu sementara </span><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/29.gif" style="border:none;background:none;" alt=":anjing:" /></p></blockquote>
<p style="text-align: justify;">Esok paginya di rumah Pak Hendro, Candipuro. Saya sudah putus asa apakah bisa mencapai Ranu Kumbolo atau tidak, saat itu Semeru sedang sibuk dengan gawenya, mengeluarkan lahar dingin. Sepertinya rencana pendakian akan batal sama sekali <img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/38.gif" style="border:none;background:none;" alt=":breakhear" /></p>
<p style="text-align: justify;">Sopir Hardtop yang menawarkan pengantaran menuju Ranu Pane, sore kemaren baru saja mengevakuasi 1Panther dan 2 Pick Up yang terhempas lahar dingin Semeru.  Semakin nyata bahwa tidak mungkin lagi menuju Ranu Kumbolo di saat situasi dan cuaca yang hujan sepanjang hari seperti ini.</p>
<div id="attachment_566" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0676.jpg"><img class="size-medium wp-image-566" title="IMG_0676" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0676-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Pos Ranu Pane</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kami berunding dan memutuskan untuk pergi ke pantai dan hutan pinus saja untuk mengobati kekecewaan.  Tidak disangka, Belum lama kami di hutan pinus yang indah. Mas Eko sopir Hardtop, yang akan mengatarkan kami ke Ranu Pane, pos pertama pendakian Semeru, menelpon dengan membawa kambar gembira. <a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/105.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-451" title="105" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/105.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></span></p>
<p style="text-align: justify;">Mas Eko, dia bersedia mengantar dan jika setuju akan di tungu di <span style="color: #ff0000;">Pura Mandara Giri  Semeru Agung, Pura terbesar se Asia Tenggara</span> yang letaknya di desa Senduro, Lumajang.  Tentu saja kami setuju dan bergegas menyiapkan seluruh peralatan mendaki ke Ranu Kumbolo</p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/angel1.gif" style="border:none;background:none;" alt=":angel" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;">Sekitar 2 Jam perjalanan dengan Hardtop dari Desa Senduro ke Ranu Pane, Kami disuguhi pemandang hutan yang masih alami. Jalanan yang terjal, dengan pohon bambo yang tumbang menghalangai jalan, makin menambah serunya petualangan ini.  Kami dengan bersemangat berdiri diatas Hardtop terbuka, seperti pasukan yang siap berperang. Canda tawa dan guraun menyelingi perjalanan menuju Ranu Pane.</span></p>
<div id="attachment_561" class="wp-caption aligncenter" style="width: 235px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0488.jpg"><img class="size-medium wp-image-561" title="perjalanan ke ranu kumbolo" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0488-225x300.jpg" alt="" width="225" height="300" /></a><p class="wp-caption-text">Perjalanan menuju Pos I</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #3366ff;">Sesampainya di Ranu Pane, kami menuju pos perizinan, hasilnya semua pos tutup, tidak ada petugas berjaga.  Hal itu memang sudah terasa dari Desa Senduro, dua tempat yang kami datangi untuk mendapatkan izin tutup semua</span><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/www.MessenTools.com-anime-tambores.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-550" title="Berdoa" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/www.MessenTools.com-anime-tambores.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;">Pak Eko ternyata sopir yang baik hati, beliau bersedia memberitahu kami jalur pendakian. Jadilah kami ber-7 Pendaki Ilegal di Hari Sabtu 7 Januari 2012.  Nampak dari kejauhan, pemandangan yang hijau dan asri, bukit yang masih alami menambah gairah kami untuk mendaki, menuju Ranu Kumbolo<img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/47.gif" style="border:none;background:none;" alt=":thumbup:" /></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;">Kami bertemu dengan para petani yang sangat ramah, mengingatkan kami bahwa kami salah jalur. Benar – benar sambutan yang ramah untuk pendaki illegal semacam kami </span><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/traveller.gif" style="border:none;background:none;" alt=":travel" /></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008080;">Ini bukan bulan pendakian yang tepat, tak salah jika kantor perizinan untuk pendakian ditutup.  Itulah kelebihan dari pendaki belum berpengalaman seperti kami, bodoh tanpa perhitungan, dan modalnya cuma nekat. Banyak pohon tumbang sepanjang jalan setapak yang kami lewati, sering kali kami berngesot untuk melewati bambo – bambo yang menutup jalan setepak</span><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/07/45.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-159" title="45" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/07/45.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Di pos pertama kami istirahat sejenak, menyalakan kembali rokok, menghangatkan tubuh. Meneguk minumam mineral, mengembalikan stamina. Sampai pos 1 menjelang pos 2 jalanan setapak cukup nyaman karena adanya pavingan.  Bahkan kami sempat bertanya – Tanya, apa kurang kerjaan memasang jalan dengan paving sampai sejauh ini ?</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/15.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-480" title="15" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/15.gif" alt="" width="50" height="50" /></a><span style="color: #339966;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;">Di pos ke-2 kami lewati tanpa istirahat. Pemandangan yang cukup indah sepanjang perjalan ini kami syukuri dengan selalu membatin namaNya dalam hembusan nafas yang masuk dan keluar.  Sholawat serta salam kepada Kanjeng Nabi Muhamad terus kami detakkan dalam setiap sanubari kami. Kadang untuk menikmati keindahan hutan tropis gunung tertinggi di Jawa ini kami sempatkan duduk-duduk di pohon yang tumbang, bebatuan yang besar. Memaknai anugrah Sang Gusti.</span></p>
<div id="attachment_562" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0618.jpg"><img class="size-medium wp-image-562" title="memaknai anugrah Sang Gusti" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0618-300x229.jpg" alt="" width="300" height="229" /></a><p class="wp-caption-text">memaknai anugrah Sang Gusti</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;">Menuju pos ketiga,  ada dinding bebatuan yang curam 90 derajat, benar – benar sebuah pemandangan yang sayang untuk dilewatkan. Entah diberi nama apa dinding yang curam itu, kami merasa berada dalam film Lord of The Ring. Kami merasa seperti mahluk kecil, cebol seperti Frodo dalam hutan yang lebat dan perkasa ini </span></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/jempol2.gif" style="border:none;background:none;" alt=":2thumbup" /></p>
<p style="text-align: justify;">Kabut tebal naik turun membawa air rintik – rintik seperti hujan grimis. Suhu mulai dingin, sehingga hembusan nafas yang keluar dari mulut kami jadi mirip Pemain Premier League di laga Boxing Day</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/44.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-484" title="44" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/44.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Mendekati pos ketiga ada jembatan gladak, di jembatan inilah sering kali pendaki tewas di mangsa harimau. Bodohnya kami, kami berhenti menikmati jembatan, dan terheran – heran,  ada juga yang membangun jembatan disini ? Di pos ketiga kekompakan kami mulai teruji, salah satu pendaki kami, yang  satu- satunya wanita sudah sangat kelelahan dan tidak kuat <img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/26.gif" style="border:none;background:none;" alt=":linux2:" /></p>
<div id="attachment_563" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0637.jpg"><img class="size-medium wp-image-563" title="IMG_0637" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0637-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Istirahat di POS 3</p></div>
<p style="text-align: justify;">Kami putuskan di pos ke-3 ini kami akan beristirahat agak lama dan memasak untuk mengembalikan stamina. Pak Yus, yang juga Wakasek Kesiswaan SMPN1 Bangil berencana untuk tetap tinggal di pos-3 menemani putrinya yang sudah kelelahan. Kami tidak setuju dan menyarankan untuk tetap bersama sampai menuju Ranu Kumbolo.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #339966;">Kamipun saling semangat menyemangati untuk tetep berjuang sesuai dengan tujuan kami semula, yaitu menuju Ranu Kumbolo.</span></p>
</blockquote>
<div id="attachment_564" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0464.jpg"><img class="size-medium wp-image-564" title="Menjalin Persahabatan" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0464-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Menjalin Persahabatan</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Kurang lebih 1 jam kami istirahat di pos 3. Kami meneruskan perjalanan dan langsung disambut tanjakan tajam. Kami memang hampir putus asa, tak satupun dari kami pernah ke Semeru. Hampir 6 jam kami berjalan, kami merasa Ranu Kumbolo mungkin tidak ada, atau mungkin kita salah jalur<a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/79.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-464" title="79" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/79.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></span></p>
<p><span style="color: #008000;">Ketika keputus asaan kami mencapai puncaknya, kami tiba – tiba mendengar suara manusia yang berteriak memanggil. Wajah kami mulai sumringah dan yakin bahwa di Ranu Kumbolo sudah banyak orang yang juga seperjuangan dengan kami.</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;">Sepanjang perjalanan burung – burung yang selalu mengikuti kami dari awal perjalanan seperti memberi petunjuk kemana kami harus melangkah. </span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Pak Yus ( manusia muda yang terjebak dalam tubuh yang tua ) berteriak, alhamdulilah itu danuanya. Kami seperti tidak percaya, satu persatu sesuai urutan baris dijalan setapak, kami ingin membuktikan kebenaran itu </span><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/ngacir.gif" style="border:none;background:none;" alt=":ngacir:" /></p>
<div id="attachment_580" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0642.jpg"><img class="size-medium wp-image-580" title="Mendaki melintas bukit" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0642-300x231.jpg" alt="" width="300" height="231" /></a><p class="wp-caption-text">Mendaki melintas bukit</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Kami berteriak kegirangan, akhirnya kami bisa melihat Ranu Kumbolo, diselimut kabut tebal yang datang dan pergi, naik turun. Danau yang di jaga Para Dewa, danau tempat Bidadari membasuh tubuhnya, dan tempat peri – peri kecil dengan sayap – sayapnya, bermain dengan suka cita. Tak satupun kami melihat sosok manusia berada disana, kami jadi bertanya – tanya siapa yang tadi yang berteriak – teriak memanggil kami ?</span></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/malu.gif" style="border:none;background:none;" alt=":malu" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Kami menuruni bukit dan menuju danau yang kami impikan, tak henti – hentinya hati kami menyebut namaNya, mensyukuri anugrahNya, kami merasa tidak ada apa – apanya. Kesombongan memudar, remuk, puing – puing keangkuhan hancur lebur terbawa kabut tebal Ranu Kumbolo. Kami mencuci muka dengan air Ranu Kumbolo, meminum airnya, dan berdoa kepada Nya.</span></p>
<div id="attachment_565" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0644.jpg"><img class="size-medium wp-image-565" title="Ranu Kumbolo" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2012/02/IMG_0644-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a><p class="wp-caption-text">Akhirnya bisa menikmati indahnya Ranu Kumbolo</p></div>
<p>Di Ranu Kumbolo saya pribadi merenungkan perjalanan <strong><span style="color: #ff0000;">Pandawa</span></strong> menuju Puncak Mahameru untuk menggapai kesempuranaan <strong><span style="color: #ff0000;">Kalimasada</span>.</strong> Mengenang pahlawan saya , <span style="color: #ff0000;"><strong>Soe Hok Gie</strong> </span>tentu saja dalam tas saya membawa catatan hariannya, <strong><span style="color: #ff0000;">Catatan Harian Seorang Demonstran.</span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Di dalam tas ransel saya membawa bendera Merah Putih, menandakan bahwa perjalanan ini direstui oleh Ibu Bumi dan Bapa Angkasa. Kami menempuh perjalanan ini bersama<strong><span style="color: #ff0000;"> 7 orang</span></strong> tanpa pengalaman di Ranu Kumbolo, dengan lama perjalanan <span style="color: #ff0000;"><strong>7 jam</strong></span> dan itu  terjadi tepat di <strong><span style="color: #ff0000;">7 Januari </span></strong>2012.</span></p>
<p style="text-align: center;"><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/tambahan-kaskuser/hotrit.gif" style="border:none;background:none;" alt=":hotrit" /></p>
<blockquote><p><span style="color: #ff6600;">Kembali ke mimpi di awal tadi, saya memutuskan untuk memberi nama Anjing Putih itu dengan sebutan SHICHI yang artinya Tujuh.</span></p></blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2012/02/januari-di-ranu-kumbolo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Nabi Adampun backpackeran di Indonesia</title>
		<link>http://roromendut.com/2011/10/nabi-adampun-backpackeran-di-indonesia/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2011/10/nabi-adampun-backpackeran-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 28 Oct 2011 12:45:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Backpacker]]></category>
		<category><![CDATA[Kangguru]]></category>
		<category><![CDATA[Backpacer]]></category>
		<category><![CDATA[Gili Trawangan]]></category>
		<category><![CDATA[karimun jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Sempu]]></category>
		<category><![CDATA[Travelling]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=533</guid>
		<description><![CDATA[Selama setahun ini mengunjungi beberapa tempat di Indonesia. Saya makin menyadari, bahwa negeri ini dulunya adalah “surga dunia” dimana tempat Adam diturunkan. Begitulah, saya mendengar berita itu dari orang Maiyah, bahkan dengan detail mereka mengatakan Papua lah tempat Adam diturunkan pertama kali. Salah satu pulau besar Indonesia yang kekayaannya bisa membeli seluruh daratan Eropa. Dulu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/gili-trawangan.jpg"><img class="size-medium wp-image-542 aligncenter" style="border: 2px solid black; margin-top: 2px; margin-bottom: 2px;" title="gili trawangan" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/gili-trawangan-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Selama setahun ini mengunjungi beberapa tempat di Indonesia.  Saya makin menyadari, bahwa negeri ini dulunya adalah <strong><span style="color: #0000ff;">“surga dunia”</span> </strong>dimana tempat Adam diturunkan. Begitulah, saya mendengar berita itu dari orang Maiyah, bahkan dengan detail mereka mengatakan Papua lah tempat Adam diturunkan pertama kali. Salah satu pulau besar Indonesia yang kekayaannya bisa membeli seluruh daratan Eropa. </span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/angel1.gif" style="border:none;background:none;" alt=":angel" /> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dulu cerita dari orang tua, Adam ( jangan lupa tambahkan Nabi ) ketika diturunkan ke <span style="color: #0000ff;"><strong>Ibu Pertiwi, Sang Ibu Bumi</strong></span>. Beliau langsung berwujud secara fisik dan bersifat materi. Akibat melanggar warning Yang Maha Suci. Menikmati buah khuldi,  sebuah simbol kenikmatan duniawi. Maka pantaslah, kemudian beliau diturunkan ke dunia sesuai dengan niat awal penciptaanya, <em>Khalifatul Fil ard </em>( semoga saya tidak salah tulis istilah arab ini^^ ). </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/www.MessenTools.com-anime-besos-corazon.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-538" title="Roromendut smile" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/www.MessenTools.com-anime-besos-corazon.gif" alt="" width="50" height="50" /></a><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> Setelah terpisah dari Hawa, ber traveling rialah Adam mencari kekasih hatinya. Misalnya, kalo boleh mewakili perasaan Adam pada waktu itu. Tentu pencarian itu tidak terlalu membosankan, karena negeri ini, tempat beliau membumi pertama kali  adalah turunan surga, tiada duanya di dunia lain. Terlalu indah untuk ditinggalkan. </span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;">Ibaratnya kata Cak Nun &#8220;Surga pernah bocor dan bocorannya itulah Indonesia&#8221; ah tapi dalam cerita ini kan dia harus mencari Hawa ke sebuah negeri bukan untuk tinggal di bocoran surga.</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> Indonesia, sungainya yang mengalirkan air yang jernih dari pegunungan, laut yang biru nan aduhai, pantai yang eksotis, aneka tumbuhan mendiami hutan rimbanya. <strong><span style="color: #0000ff;">Disini juga kau bisa minikmati gugusan pulau – pulau yang indah, orang barat menyebutnya Archepilago</span>.</strong> Kalau kau melihat pulau – pulau kecil di Lombok atau Karimun Jawa, rasa &#8211; rasanya ingin tinggal disitu sampai malaikat maut menjemput. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/www.MessenTools.com-anime-tina.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-544" title="Take a bath" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/www.MessenTools.com-anime-tina.gif" alt="" width="50" height="50" /></a><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Singkatnya, Tuhan masih baik hati, hanya “mengusir” ( jika masih boleh disebut begitu )  Adam ke negeri ini, tidak di negeri lain yang kering kerontang, gersang, sudah sandang pangan. Tanpa variasi tumbuhan dan hewan yang beraneka ragam bentuk dan gunanya bagi kehidupan manusia yang beradab. </span></p>
<p style="text-align: right;"><img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/nosara.gif" style="border:none;background:none;" alt=":nosara" /></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dengan iklimnnya yang tropis, negeri ini sangat indah sekali dan nyaman untuk ditinggali. Memang saya belum pernah sekalipun ke luar negeri dan tidak bisa membandingkan hidup di negera lain. Bagi saya yang hidup di tanah Jawa, keinginan saya masih sebatas ingin mengeliling tempat – tempat di Indonesia dan saya yakin, <em>haqqul yakin</em> bahkan, kalau  Di Indonesia tidak ada tempat yang tidak indah, semuanya mengagumkan. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/100_6577.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-547" style="border: 2px solid black; margin-top: 2px; margin-bottom: 2px;" title="Pulau Sempu" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/100_6577-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Selama ini, di era modern,  keindahan itu sementara bisa dirasakan dengan menyaksikan langsung melalui televisi, membaca majalah, atau buku – buku tentang traveling yang saat ini makin banyak beredar. <span style="color: #008000;">Percayalah, semakin saya sering jalan – jalan, rasanya itu seperti candu, membikin ketagihan. </span>Hampir setiap bulan saya membawa tas dan sandal Eiger kesayangan saya untuk menyebrang ke pulau lain. </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kembali ke Adam, rasanya terlau dramatis kalo beliau dalam masa pencarian Hawa tepatnya. Digambarkan penuh kesedihan dan kesepian di tengah alam Indonesia yang memiliki daya magnet ini, menarik siapapun tanpa batas. Bisa jadi ketika pertama kali bertemu Hawa di Jabbal Rahma ( Bukit Kasih Sayang, God Damn )<a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/www.MessenTools.com-anime-tambores.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-550" title="Berdoa" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/10/www.MessenTools.com-anime-tambores.gif" alt="" width="50" height="50" /></a> </span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"> Adam berkata,    &#8220;<span style="color: #008000;"><strong>Ha</strong><strong>ve You Ever Visit Indonesia ? There are a lot of beautiful view in Indonesia</strong></span>&#8221; </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Semoga dengan kehendaknya cerita ini masih bisa disambung</span></p>
</blockquote>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2011/10/nabi-adampun-backpackeran-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DHAENG SEKARA ( Telik Sandi Tanah Pelik Majapahit )</title>
		<link>http://roromendut.com/2011/05/518/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2011/05/518/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 May 2011 07:56:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pahlawanku]]></category>
		<category><![CDATA[badik]]></category>
		<category><![CDATA[Bhre Tumapel]]></category>
		<category><![CDATA[dhaeng sekara]]></category>
		<category><![CDATA[majapahit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=518</guid>
		<description><![CDATA[Dhaeng Sekara yang terlahir dengan nama Mahesa Sekar seorang anak muda usia 19 tahun. Seorang Ksatria sejati yang diutus Bhre Tumapel, Dyah Kertawijaya, untuk memata &#8211; matai sejumlah wilayah yang tengah dilanda konflik dan membahayakan keberadaaan Kerajaan Majapahit setelah kepergian Rakryan Patih Mangkubhumi Pu Gajah Mada. Hidup di zaman Majapahit dengan rajanya Sri Baginda Maharaja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/05/daeng-sekara.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-519" style="border: 3px solid black;" title="daeng sekara" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/05/daeng-sekara-265x300.jpg" alt="" width="258" height="291" /></a> <span style="color: #000000;"><strong>Dhaeng Sekara</strong> yang terlahir dengan nama Mahesa Sekar seorang anak muda usia 19 tahun. Seorang Ksatria sejati yang diutus <strong>Bhre Tumapel, Dyah Kertawijaya,</strong> untuk memata &#8211; matai sejumlah wilayah yang tengah dilanda konflik dan membahayakan keberadaaan Kerajaan Majapahit setelah kepergian <strong>Rakryan Patih Mangkubhumi Pu Gajah Mada.</strong></span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Hidup di zaman Majapahit dengan rajanya <strong>Sri Baginda Maharaja Wikramawardhhana</strong>. Dhaeng Sekara, seorang sebatang kara yang diasuh oleh Kakek Bantal Guru Spiritualnya, salah seorang pahlawan Perang Salib, yang sudah dianggap orang tuanya sendiri. Seluruh keluarganya, kecuali Ayahnya, dibinasakan oleh kumpulan perompak. Akibat peristiwa itu, dia selalu dihantui rasa penasaran akan kematian keluarganya dan pencarian akan keberadaan ayahnya yang menghilang setelah peristiwa itu.</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pencarian akan keberadaan ayahnya perlahan &#8211; lahan mulai terungkap, ketika dia  ditugaskan oleh Dyah Kertawijaya ke daerah Gowa, yang juga dibawah kerajaan Majapahit. Dalam menjalankan tugas dari Dyah Kertawijaya. Dalam menjalankan tugasnya, Dhaeng Sekara terkena racun mematikan, yg dikenal dengan <strong>racun &#8220;seribu mayat&#8221;</strong> oleh seorang  wanita yang menguasai ilmu hitam tingkat tinggi. Untuk menyembuhkan racun yang sudah menjalar ke suluruh tubuhnya maka dinikahkan lah Dhaeng Sekara dengan gadis setempat.</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Menariknya pernikahan itu dilakukan dalam keadaan Dhaeng Sekara tidak sadar,akibat pengaruh racun ganas. Dia baru menyadari telah menikah ketika istrinya yang menyuapinya bubur mengatakan bahwa mereka telah menikah. <strong>Dengan melakukan perkawinan itulah, salah satu jalan untuk mengeluarkan racun yang sudah menjalar ke seluruh tubuh.</strong> Begitulah penjelasan tabib setempat yang mengobati Dhaeng Sekara.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a title="Badik Tumbuk Lado (berfungsi sebagai senjata)" href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/05/badik-tumbuk-lado.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-527" title="badik tumbuk lado" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/05/badik-tumbuk-lado.jpg" alt="" width="83" height="160" /></a>Berat dan padatnya tugas yang diemban Dhaeng Sekar mengakibatkan dia tidak bisa menemani istrinya yang baru dinikahinya. Seketika kesehatanya mulai pulih, <strong>Dhaeng Sekar meninggalkan istrinya dengan meninggalkan Badik, peninggalan ayahnya sebagai pusaka</strong>. Dari badik itulah ternyata misteri keberadaan Ayahnya dan pembunuh  keluarganya mulai terungkap.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Ternyata istri Dhaeng Sekar, I Da Sarebba berayahkan I La Pitureppa, bekas anak buah Ayahnya, tentu saja mengenali pemilik badik tersebut. Ternyata ayah Dhaeng Sekar adalah pimpinan <strong>Bala &#8211; awajuh Wilwatikta, Kerajaan Majapahit, dengan nama Panji Sekara</strong>. Setelah mengetahui latar belakang ayahnya sesuai dengan nasehat kakek Bantal, Dhaeng Sekara menghadap Sri Baginda Majapahit, Sri Prabu Wikramawarddhana untuk mendapatkan penjelasan perihal keberadaan ayahandanya.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dalam tradisi Majapahit ada tradisi yang dinamakan <em>pepe</em>, dalam rangka <strong>menghadap raja untuk menyampaikan protes, kritik, maupun keluh kesah. </strong>Menghadaplah telik sandi Tanah Pelik Majapahit itu, dengan menyerahkan taji kecil peninggalan ayahnya. Sri Prabu Wikramawarddhana meraih taji kecil yang dihaturkan Dhaeng Sekara. Ternyata diluar dugaan beliu mengenali pemiliknya, yaitu Sang Gendhigmanggala Rakryan Panji Sekara. Taji kecil itu adalah hadiah yang beliau berikan pada hari pernikahan ayah dan ibu Dhaeng Sekara.</span></p>
<div id="attachment_524" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/05/Kerajaan-Majapahit.jpg"><img class="size-medium wp-image-524" style="border: 2px solid black;" title="Kerajaan Majapahit" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2011/05/Kerajaan-Majapahit-300x212.jpg" alt="" width="300" height="212" /></a><p class="wp-caption-text">http://edvimedia.com/berita-161-kerajaan-majapahit.html</p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Sri Prabu Wikramawarddhana bertanya kepada Dhaeng Sekara, apa masih ingat sama sekali dengan peristiwa pembinasaan keluarganya oleh perompak tersebut. Dhaeng sekara hanya ingat ciri &#8211; ciri pimpinan perompak. Pada lengan kirinya terdapat gambar rajah kepala harimau, selain itu dia menyelipkan gading dengan ukiran kepala harimau. Dan yang paling diingatnya dan tidak bisa dilupakan adalah perut bagian kiri terdapat tahi lalat besar, yang ditumbuhi rambut.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Dengan izin Sri Baginda Maharaja akhirnya Dhaeng Sekara dapat menemui ayahnya dan menceritakan ciri &#8211; ciri perompak yang telah membinasakan keluarganya. Ternyata ayahnya mengenali ciri &#8211; ciri tersebut. Tak lain dan tak bukan, pemilik ciri &#8211; ciri tersebut ternyata, sahabatnya yang paling dipercaya.</span></p>
<p>Penulis : Agus Sunyoto<br />
Penerbit : Diva Press<br />
Halaman : 487<br />
Terbit Oktober 2010</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2011/05/518/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Akhirnya, Kyai Kanjeng Lebih Dekat.</title>
		<link>http://roromendut.com/2010/11/akhirnya-kyai-kanjeng-lebih-dekat/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2010/11/akhirnya-kyai-kanjeng-lebih-dekat/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Nov 2010 09:54:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pahlawanku]]></category>
		<category><![CDATA[kyai kanjeng]]></category>
		<category><![CDATA[novia kolopaking]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=497</guid>
		<description><![CDATA[Kyai kanjeng, sholawatan dengan kepungan  gedung &#8211; gedung baru ITS. Acara Sholawatan ini digelar untuk memperingati Dies Natalis ITS.  Di depan para penikmat Kyai Kanjeng,  Sholawatan dibawakan dengan cara tak biasa., khas Kyai Kanjeng.  Sholawat Mulai menggema, sejenak menentramkan rasa jenuh akan rutinitas sehari hari. Bagi orang yang kesibukanya menjadi salah satu costumer servis salah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/hiburan-dan-seni-budaya-gamelan-kyai-kanjeng-01.jpg"><img class="size-medium wp-image-499 aligncenter" style="border: 2px solid black; margin-top: 2px; margin-bottom: 2px;" title="hiburan dan seni-budaya-gamelan-kyai-kanjeng-01" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/hiburan-dan-seni-budaya-gamelan-kyai-kanjeng-01-300x199.jpg" alt="" width="300" height="199" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Kyai kanjeng, sholawatan dengan kepungan  gedung &#8211; gedung baru ITS. Acara Sholawatan ini digelar untuk memperingati Dies Natalis ITS.  Di depan para penikmat Kyai Kanjeng,  Sholawatan dibawakan dengan cara tak biasa., khas Kyai Kanjeng.  Sholawat Mulai menggema, sejenak menentramkan rasa jenuh akan rutinitas sehari hari. Bagi orang yang kesibukanya menjadi salah satu costumer servis salah satu perusahaan hosting Indonesia, terlebih sekarang <a href="http://www.jagoanhosting.com">www.jagoanhosting.com</a> sudah masuk <strong><span style="color: #ff0000;">The Big Five perusahaan hosting Indonesia</span></strong>. Menikmati acara seperti ini adalah kesempatan langka, karena mendapatkan waktu senggang melayani pelanggan, yang layaknya raja, tentu bukan hal yang mudah.</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #008000;">Diri ini mengagumi semua grup yang dipimpin oleh Kyai mbeling, Cak Nun. Mungkin kekaguman saya bisa disejajarkan,  seperti Andrea Hirata yang mengidolakan Rhoma Irama, Raja Dangdut Indonesia atau seperti Sukarno yang mengagumi Ratna sari dewi. Istri cantiknya yang  paling dicintai itu</span></strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/67.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-501" title="67" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/67.gif" alt="" width="50" height="50" /></a><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Tidak alasan tertentu untuk mengagumi grup musik,  dengan Nuansa tradisional dikombinasikan dengan alat musik modern ini . Bukan keahlianku untuk menilai musiknya berkualitas atau tidak. Dari video di youtube terlihat begitu banyak hal tak biasa dalam setiap mereka tampil, dari musiknya, dari cara kajian &#8211; kajiannya, cara berpakain, mereka tidak sekedar bermain musik , mereka sedang berkampanye tentang keindahan dan keberagaman Indonesia, <strong><span style="color: #ff0000;">&#8220;we love Indonesia</span></strong>”</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<div id="attachment_502" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/25102010124.jpg"><img class="size-medium wp-image-502 " style="border: 2px solid black; margin-top: 2px; margin-bottom: 2px;" title="25102010124" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/25102010124-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Pertunjukan Kyai Kanjeng di ITS beberapa waktu yang lalu <img src='http://roromendut.com/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Jika memang terpaksa untuk membuat alasan untu menyukainya, mencintainya, memujanya dan merindukanya maka alasan itu mulai muncul malam itu, di Kampus ITS.  Aku jatuh pada salah satu vokalisnya, Novia Kolopaking.  Cantik yang bukan buatan,  inilah aktualisasi dari perhiasan dunia, tak ternilai harganya. Seperti yang sering disebut dalam doa “<em><span style="color: #339966;"><strong><span style="color: #008000;">Qurrata A’yun</span>”</strong></span></em> menyejukkan mata. Hingga makin sulitlah,  melupakan ketenaran bintang Siti Nurbaya dan Keluarga Cemara ini, dalam sinetron masa lalu, ketika sinetron masih berkualitas tuntunan bukan tontonan, tiada habisnya dari episode satu ke episode lain, selama ada iklan dan pemirsa belum bosan, maka dipastikan sinetron akan terus diproduksi.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/50.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-504" title="50" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/50.gif" alt="" width="50" height="50" /></a><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Dalam keistimewaan itu, kabar buruknya beliau telah menjadi istri sang pemimpin Kyai Kanjeng, Kenduri Cinta, Maiyah, Padang Bulan, beliualah Cak Nun, Emha Ainun Nadjib ( semoga Allah merahmati beliau dan keluarga ). Jika pintu kompetisi untuk mendapatkan &#8220;Siti Nurbaya&#8221; kembali terbuka. Kalaupun parameter ketampanan itu adalah wajah, maka bolehlah diri ini merasa unggul tipis. </span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #ff6600;"><span style="color: #008000;"><strong><span style="color: #008000;">Dan jangan tanya kalau parameternya adalah keilmuan, ide revolusioner, semangat persatuan, melestarikan budaya bangsa. Maka kali ini aku mengaku kalah,  tapi ingat cak, masih ada hari esok, kompetisi belum berhenti selama dunia masih berputar dan langit masih menggantung di angkasa. Peluangku masih tetap ada</span></strong><br />
</span></span></p>
<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_505" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/25102010123.jpg"><img class="size-medium wp-image-505" title="25102010123" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/11/25102010123-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">Novia Kolopaking berada di garis depan <img src='http://roromendut.com/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p></div></blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000080;">Cak nun, novia kolopaking dan Kyai kanjengnya bukan grup musik biasa, bukan grup musik komersil yang menciptakan lagu demi keuntungan ekonomis. Inilah grup musik, yang mengingatkan saya pada <strong><a href="http://www.rumi.org.uk/music/">Qawalli</a> </strong> kalau boleh saya katakan begitu, penuh dengan pesan &#8211; pesan moral, sosial, perdamaian dan persatuan di tengah kemajemukan Indonesia bahkan dunia. Begitu cantiknya mereka membawakan pesan &#8211; pesan itu diiringi musik yang menyegarkan jiwa.  Seperti pancaran wajah  &#8220;siti nurbaya&#8221;  terbuailah siapa yang melihatnya, merdu suaranya terkupakan urusan duniawi yang lelahkan sang jiwa.</span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2010/11/akhirnya-kyai-kanjeng-lebih-dekat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Too Sweet 2 Forget</title>
		<link>http://roromendut.com/2010/10/too-sweet-too-forget/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2010/10/too-sweet-too-forget/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 25 Oct 2010 03:29:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kangguru]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Musik]]></category>
		<category><![CDATA[LA]]></category>
		<category><![CDATA[Slank]]></category>
		<category><![CDATA[Slanker]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=458</guid>
		<description><![CDATA[Betapa dasyat malam ini terasa, takjub bukan buatan, inspirasi menulis blog terangsang hingga mencapai puncak. Hasrat tak mampu lagi ditahan,  langsung keluarkan ide menulis seketika ini, di tribun VIP gelora 10 november, tambaksari surabaya. Kuberitakan, kepada wahai semua kawan &#8211; kawanku, aku sedang menulis di  depan antusiasme SLANK dan SLANKER dalam acara festival musik LA.  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/231020101061.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-485" title="23102010106" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/231020101061-300x174.jpg" alt="" width="300" height="174" /></a><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><span style="color: #000000;">Betapa dasyat malam ini terasa, takjub bukan buatan, inspirasi menulis blog terangsang hingga mencapai puncak. Hasrat tak mampu lagi ditahan,  langsung keluarkan ide menulis seketika ini, di tribun VIP gelora 10 november, tambaksari surabaya. Kuberitakan, kepada wahai semua kawan &#8211; kawanku, aku sedang menulis di  depan antusiasme <strong>SLANK</strong> dan <strong>SLANKER</strong> dalam acara festival musik LA.  Para Slanker ini berdatangan dari sore hari, dari seluruh penjuru Jawa Timur, dengan satu niat tulus menyaksikan pujaannya tampil, <strong>SLANK di Stadion Gelora 10 Nopember.</strong></span><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/29.gif"><img class="size-full wp-image-463 alignright" title="29" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/29.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kagum luar tak terhingga rasanya, <strong><span style="color: #333333;">larutkan aku dalam hingar bingar para Slankers yang bersikap penuh takzim</span></strong>, terhadap personil Slank, setiap musik yag dibawakan oleh Grup Band yang menurutku penuh<strong> <span style="color: #ff0000;">Patriotisme</span></strong> dan <strong><span style="color: #ff0000;">Nasionalisme</span></strong> ini, mereka ikuti dengan gairah tak biasa. Terus terang, sampai sore tadi, ku ini bukanlah seorang slankers, tapi malam ini begitu berbeda, aku bagian dari mereka. <a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/79.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-464" title="79" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/79.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Pembaptisanku menjadi Slanker, disaksikan oleh ribuan Slanker Jawa Timur, diiringi hujan rintik &#8211; rintik , tak biasanya hawa sejuk kota pahlawan kali ini dan yang istimewa itu terjadi di Tribun VIP Gelora 10 Nopember. Seumur &#8211; umur nonton Persebaya di stadion ini, hanya mimpi duduk di tribun VIP, malam ini Slank mengabulkan impian itu. Satu lagi ada Hamim Gimbal sedang menghisap rokoknya, beliau salah satu Imam Besar Jamaah Bonek, ketika Persebaya bertanding. Lengkap sudah kebahagiaanku malam ini.</span></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/07.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-468" title="07" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/07.gif" alt="" width="50" height="50" /></a><span style="color: #000000;">Kembali ke  slankers yang sedang berjingkrak &#8211; jingkrak, bernyanyi &#8211; nyanyi, sembari kibarkan bendera Slank dan Merah Putih. Kalaupun  mereka para Slankers, hafal setiap lagu yang dibawakan SLANK itu bukan hal aneh kan ? namun malam ini kutahu yang ajaibnya. Mereka bisa hafal lagunya, pada petikan gitar pertama, pada chord awal, mereka spontan melafalkan liriknya, bahkan tanpa komando Kaka, sang vokalis Slank . Iya, sekali lagi  !  Mereka hafal diluar kepala, sama seperti santri pondooan ketika membaca surat yasin di acara tahlilan memperingati 7 hari orang yg meninggal, sambil mata terpejam membaca dari <span style="color: #333333;"><strong><em>Yasin  Wal Quranil Hakim</em></strong> sampai <strong><em>Wailahi Turjaun</em></strong></span>, lancar tanpa melihat teks karena memang memjamkan mata, apa mungkin dengan mata hatinya ? Begitupulalah dengan Slanker kira &#8211; kira</span></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/23102010109.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-474" title="23102010109" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/23102010109-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Bahkan tadi sebelum Slank, GIGI juga tampil, inilah salah satu band dengan penampilan live terbaik penuh semangat kaya kreatifitas, tapi bukan itu cerita uniknya. Ini cerita uniknya ! Ketika Gigi membawakan lagu Melayang , di tengah pertunjukkan Armand sang vokalis menuju <em>back stage,</em> sejenak adegan basis bersolo dimulai.  Amboii&#8230; begitu mahirnya  Thomas Ramdhani, basis Gigi yang sedang bersolo bas dengan teknik musisi kelas atas, jarinya menari &#8211; nari, mainkan sebuah harmoni indah.  Mereka para Slankers yang sudah terbakar gairah menantikan Slank muncul,  sontak bernyayi, spontan, sekali lagi tanpa komando, &#8221; <em><span style="color: #0000ff;"><strong>Ku tak bisa jauh, jauh darimu</strong></span></em>&#8220;, itu salah satu hits slank ! Nyanyian rindu, Sholawatan ala Slankers untuk band pujaannya.<a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/51.gif"><img class="alignright size-full wp-image-470" title="51" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/51.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pantas saja Thomas Gigi, berasa nestapa melihat fenomena yg terjadi di hadapanya, Gigi Kita ditenggelam  mentah &#8211; mentah oleh Slanker dalam suasana perdamain, pukulan makin tarsa telak untuk salah satu band tua indonesia. Dan aku fans <strong>Maliq d&#8217;essential</strong>,  mengheningkan cipta beberapa saat. Menikmati adegan mengharukan di stadion 10 Nopember. Sambil merenungkan  yang tadi dikatakan <strong>Armand Maulana</strong>,  &#8221; <em><strong>gue tadi di back stage terharu mendengarkan slanker tadi bernyany</strong>i</em>&#8220;.  Fans Slank ini terbesar di Indonesia, jika Slank membentuk partai politik, maka mereka lah yang akan memenangkan pemilu satu putaran lansung tanpa politik uang, tak usah maen licik dengan serangan fajar.</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/15.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-480" title="15" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/15.gif" alt="" width="50" height="50" /></a><br />
</span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Pelajaran bagi kita, wahai bangsa Indonesia, terutama sekali para pemuda. Untuk segera tertulari virus semangat  Slanker Indonesia.  Maka<span style="color: #ff0000;"> <strong>virus</strong></span> semangat itu menjadikan kita warga negara yang<strong><span style="color: #ff0000;"> loyal terhadap NKRI</span></strong>, menjadi putra &#8211; putri yang <span style="color: #ff0000;"><strong>berbakti kepada Ibu Pertiwi</strong></span>, <strong><span style="color: #ff0000;">bela nusa dan bangsa</span></strong>. Bukan sekedar penduduk yang bisanya cuma memenuhi kepulauan ini, tiada manfaatnya., jadi benalu untuk kesuburan negeri yang dulu dikatakan<span style="color: #008000;"> <strong>gemah ripa lohjinawi</strong></span> </span></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;"><br />
</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="color: #000000;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/23102010110.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-476" style="border: 3px solid black;" title="23102010110" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/23102010110-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><br />
</span></p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #008000;">Wahai  para anak bangsa Indonesia ! Contohlah Slanker, bukan begitu harusnya ? Mereka rela berjihad demi slank, dengan lapar, haus, menempuh perjalanan jauh, nyawapun mereka tanpa pamrih anugrahkan jika perlu, Iklas tanpa tendensi, istiqomah mendampingi kemanapun Slank berada. Itu semua lahir batin demi Slank, tiada kepentingan lain.  Bisa disimak dari potongan lirik Mars Slanker berikut, <span style="color: #ff0000;">semoga mempercepat virus semangat mengalir dalam aliran darah kita :</span></span></p>
</blockquote>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Di sini orang-orang penuh kreativitas</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Tempat orang-orang yang terbaik</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Di sini bukan anak-anak manja</span></strong></p>
<p style="text-align: center;"><strong><span style="color: #000000;">Sedikit kerja … banyak mintanya</span></strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/44.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-484" title="44" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/44.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span style="color: #000000;">Kembali ke Gelora 10 Nopember, laporang langsung dari tempat festival musik, Kaka sedang memetik gitar, sekarang Slank sedang membawakan lagu lama, ini lagu yang sering dinyanyikan teman &#8211; teman waktu zaman sekolah, selamat menikmati :</span></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #000000;"> <span style="color: #99cc00;"><em>Kuambil gitar dan mulai kumainkan<br />
Lagu lama yang biasa kita nyanyikan<br />
Tapi tak sepatah kata yang bisa terucap</em></span></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #99cc00;"><em>Hanya ingatan yang ada di kepala<br />
Hari berganti angin tetap berhembus<br />
Cuaca berubah daun-daun tetap tumbuh</em></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #99cc00;"><em>Kata hatikupun tak pernah berubah<br />
Berjalan dengan apa adanya<br />
Di malam yang dingin dan gelap sepi</em></span></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong><span style="color: #99cc00;"><em><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/85.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-486" title="85" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/10/85.gif" alt="" width="50" height="50" /></a><br />
</em></span></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2010/10/too-sweet-too-forget/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Moderator Acara Penggalangan Dana</title>
		<link>http://roromendut.com/2010/09/moderator-acara-penggalangan-dana/</link>
		<comments>http://roromendut.com/2010/09/moderator-acara-penggalangan-dana/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Sep 2010 17:14:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sashimiboy</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kangguru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://roromendut.com/?p=431</guid>
		<description><![CDATA[Sungguh luar biasa bisa kembali melakukan postingan di blog roromendut.com, kenapa ? Karena dalam seminggu ini disibukkan dengan acara Buka Bersama, kemudian secara sukarela menjadi pantia. Lho kok tiba &#8211; tiba ditunjuk menjadi pantia ? Karena ulah saya, yang memasang  foto &#8211; foto acara buka bersama,  SMANBA RongEwu, Regional Surabaya melalui FB. Dari tag satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Sungguh luar biasa bisa kembali melakukan postingan di blog roromendut.com, kenapa ? Karena dalam seminggu ini disibukkan dengan acara Buka Bersama, kemudian secara sukarela menjadi pantia. Lho kok tiba &#8211; tiba ditunjuk menjadi pantia ? Karena ulah saya, yang memasang  foto &#8211; foto acara buka bersama, <strong> SMANBA RongEwu, Regional Surabaya </strong>melalui FB. Dari tag satu ke tag lainya, satu demi satu, teman mengomentari foto &#8211; foto kami tersebut. Hingga tak ayal memantik &#8220;keirian&#8221;,  dan secara berjamaah memuncul isu, untuk melakukan isu, buka bersama tandingan untuk Regional Bangil, ada juga yang mau di Malang. <img src="http://roromendut.com/wp-content/plugins/kaskus-emoticons/emoticons/shakehand2.gif" style="border:none;background:none;" alt=":shakehand2" /></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/smanba.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-433" title="smanba" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/smanba-300x163.jpg" alt="" width="300" height="163" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Sekali lagi, gara &#8211; gara acara buka bersama yang diselenggarakan <strong>SMANBA RongEwu, Regional Surabaya</strong>. Dimana  penulis menjadi salah satu pesertanya, sekaligus secara suka rela, menampung usulan teman &#8211; teman yang tidak sempat ikut dalam acara tersebut.  Jujur inilah pertama kali  ikut serta acara buka bersama bersama teman SMA, dan  tidak diduga berakibat menjadi moderator ( Momod ) untuk acara selanjutnya, rasanya seperti kembali muda. Rencana buka bersama selanjutnya, akan diselenggarakan di Bangil. Dan disitulah, SMA kami berada<a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/99.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-449" title="99" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/99.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;">Buka Buku Kenangan</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/natirz.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-440" title="natirz" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/natirz-300x195.jpg" alt="" width="300" height="195" /></a></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kembali lagi ke isu buka bersama tandingan. Kami ( Suryadi dan Saya )  membuat ide berkumpul, bukan sekedar berkumpul tentunya. Kali ini pertemuan setelah 10 tahun lulus dari SMA ini, kita balut dengan<strong> Acara Penggalangan Dana</strong>, untuk Yatim Piatu dalam buka bersama.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><strong>Setelah 9 kali diadakan buka bersama, saatnya sekarang konsepsi baru buka bersama dimulai. Di sepuluh tahun kelulusan kami, ingin kami rasanya memulai sesuai yang berbeda. Sesuatu yang bermanfaat secara sosial, secara pendidikan dan acara penggalangan dana ini adalah titik awal untuk melakukan hal yang bermanfaat bagi masyarakat.</strong></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Saya bersyukur ternyata temen &#8211; temen cukup senang dengan rencana ini, parameternya dari banyaknya komen, konfimasi tanggal dan kehadiran. Oh iya, acara ini kami selenggarakan dengan cara yang demokratis, artinya untuk pemilihan tanggal dilakukan secara voting, tanggal yang dipilih paling banyak calon peserta akan menjadi tanggal pelaksaan acara. begitu juga dengan tempat acara, kami memberikan 2 pilihan tempat yang representatif tentunya <img src='http://roromendut.com/wp-includes/images/smilies/1.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  Kerena sungguh susah untuk menampung semua pendapat, maka lebih baik adanya bila mengikutkan calon peserta untuk melakukan pilihan yang sesuai.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/perangkat-voting.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-435" title="perangkat voting" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/perangkat-voting-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Ok saya mohon doanya dari para Blogger agar rencana buka bersama ini berjalan sesuai rencana dan memperoleh berkah di bulan Ramadhan. Sekali lagi selain berharap Seribu Bulan, dalam acara ini juga bisa mendapatkan Terang Bulan<a href="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/105.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-451" title="105" src="http://roromendut.com/wp-content/uploads/2010/09/105.gif" alt="" width="50" height="50" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://roromendut.com/2010/09/moderator-acara-penggalangan-dana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

